This is featured post 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.


Mesin pencari di internet

0 komentar


Mesin pencari di internet

Mesin pencari Internet adalah satu-satunya yang membebaskan kita dari kebingungan dan kekacauan menjelajah Internet. Saat ini terlalu banyak penyedia informasi di Internet, dan memeriksanya satu persatu tanpa mesin pencari adalah pekerjaan musykil.
Lalu apa saja keunggulan masing-masing mesin pencari tersebut? Berikut kami sajikan uraian singkat mengenai perbandingkan mesin pencari yang cukup populer, yaitu Yahoo!, Alltheweb, MSN, AskJeeves, Google, AltaVista, dan Lycos. 



Yahoo!
(www.yahoo.com)
Salah satu portal terbesar di Internet, selain MSN., dan juga salah satu mesin pencaru tertua. Halaman utamanya sendiri tidak terlalu ramah untuk pencarian, tetapi Yahoo! menyediakan search.yahoo.com untuk itu. Yahoo! menggunakan jasa Google untuk mencari informasi di web, ditambah dengan informasi dari databasenya sendiri. Kelebihan Yahoo! adalah direktorinya. Yahoo! juga menyediakan pencarian yellow pages dan peta, yang masih terbatas pada Amerika Serikat. Yahoo juga menyediakan pencarian gambar.
Alltheweb
www.alltheweb.com

Keunggulan Alltheweb adalah pencarian file pada FTP Server. Tidak seperti web, FTP adalah teknologi internet yang ditujukan untuk menyimpan dan mendistribusikan file, biasanya program, audio atau video. Web sebenarnya lebih ditujukan untuk teks. Sejauh ini, hanya AllTheWeb yang menyediakan jasa pencarian file. 
MSN
http://search.msn.com
  
Mesin pencari dari Microsoft Network ini menawarkan pencarian baik dengan kata kunci maupun dari direktori. Pemakai Internet Explorer kemungkinan besar sudah pernah menggunakan mesin pencari ini. Situs Searchenginewatch mencatat MSN sebagai mesin pencari ketiga populer setelah Google dan Yahoo! Tak ada pencarian image, atau news. Menyediakan pencarian peta, yellow pages, white pages, pencarian pekerjaan, rumah.  
AskJeeves
http://www.ask.com 
   
Situs mesin pencari yang satu ini mengunggulkan kemampuannya  untuk memahami bahasa manusia. Pengguna bisa menggunakan  kalimat lengkap, bukan kata kunci. Situs ini berguna untuk  mengetahui jawaban dari pertanyaan(misal: when did world war II end?).


Google:
(www.google.com)
Selain pencarian web, Google juga menyediakan jasa pencarian gambar, pencarian ?berita serta pencarian pada arsip USENET (newsgroup), serta direktori, seperti Yahoo! Kelemahannya terletak pada tidak tersedianya pencarian file, video, dan audio. Keunggulan Google terutama adalah pada pencarian teks, terutama dari algoritma PageRank, database-nya yang besar serta banyaknya jenis file yang diindeksnya. 
AltaVista
(www.altavista.com)  
 
Satu saat, AltaVista pernah menjadi mesin pencari terbesar. Saat ini, selain Alltheweb, Altavista juga menawarkan pencarian audio dan video. Keunggulan AltaVista adalah pilihan pencarian yang paling lengkap di antara semua mesin pencari.

Lycos
http://www.lycos.com  

Salah satu mesin pencari tertua. Saat ini Lycos lebih dikenal sebagai portal, sehingga fungsi pencarinya tidak terlalu menonjol. Lycos, selain mendukung pencarian web, juga menyediakan pencarian file MP3, dan video pada http://multimedia.lycos.com. 



RUANG MULTIMEDIA DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN

0 komentar


BAB I
PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pemicu terhadap upaya perubahan sistem pembelajaran di sekolah. Upaya untuk melepaskan diri dari kungkungan pembelajaran konvensional yang memaksa anak untuk mengikuti pembelajaran yang tidak menarik, dan membosankan.
Kondisi sekolah, senantiasa dituntut untuk terus-menerus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat, sehingga sekolah yang tetap berkutat pada instruksional kurikulum hanya akan membuat peserta didik gagap melihat realitas yang mengepungnya.
Pemanfaatan teknologi merupakan kebutuhan mutlak dalam dunia pendidikan (persekolahan) sehingga sekolah benar-benar menjadi ruang belajar dan tempat siswa mengembangkan kemampuannya secara optimal, dan nantinya mampu berinteraksi ke tangah-tengah masyarakatnya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus mampu untuk memiliki teknologi penunjang sehingga bisa menjadikannya sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mampu mengembangkan kecakapan personal secara optimal, baik kecakapan, kognitif, afektif, psikomotrik, emosional dan spiritualnya.

    1. Identifikasi
Tidak adanya motivasi mengakibatkan munculnya kebosanan akibat pembelajaran yang saat ini terkesan monoton. Sehingga tercipta metode belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan adanya ruang multimedia yang digunakan sebagai fasilitas pembelajaran, diharapkan dapat menumbuhkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran.
Dengan rendahnya motivasi dan terbatasnya fasilitas dapat mengakibatkan lambannya peningkatan mutu pendidikan.

    1. Rumusan masalah
Pembelajaran di sekolah bertujuan untuk membangun pengetahuan siswa dalam bidang studi atau keterampilan tertentu. Pengetahuan itu bisa diperoleh dengan berbagai cara, namun apapun cara yang dilakukan oleh guru atau pembimbing tidak lain hanyalah untuk “membelajarkan siswa” baik di dalam maupun di luar kelas. Guru perlu cara yang mampu menggugah motivasi siswa untuk belajar, karena guru dewasa ini bukanlah satu-satunya objek pembelajaran, namun perannya lebih besar sebagai mediator transfer ilmu. Berkaca dari realita yang ada di masyarakat umum, sebagian anak perlu diperintah untuk belajar dan lebih suka menonton televisi. Jawabannya karena motivasi. Penyajian materi yang disajikan melalui televisi lebih menarik daripada penyajian materi di dalam kelas oleh guru. Penggunaan ruang multimedia merupakan pilihan yang sangat populer saat ini sebagai wujud implementasi e-learning. Guru menggunakan fasilitas komputer/laptop dan LCD sebagai alat bantu untuk melaksanakan pembelajaran dan menyampaikan materi di kelas. Materi disusun dalam format presentasi atau menggunakan pemutaran video yang berkaitan dengan materi.
Perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi telah memberikan pergeseran dalam pembelajaran, misalnya interaksi guru dan siswa tidak harus dilaksanakan dengan tatap muka, tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media yang tersedia dalam laboratorium multimedia. Perubahan demi perubahan, khususnya dalam bidang teknologi informasi telah mengantarkan manusia memasuki era digital.
Ruang multimedia yang dimaksudkan oleh penulis adalah ruangan yang didalamnya terdapat beberapa komputer yang cukup representatif untuk seluruh siswa dalam satu kelas dan sudah disetting dengan LAN (Lokal Area Network), LCD untuk menayangkan presentasi guru, headphone di tiap komputer untuk mendengarkan suara guru dari komputer induk (server), mikrophone dan sound sistem yang berfungsi sebagai pengeras suara sehingga dapat terdengar oleh seluruh siswa dalam kelas, sambungan internet, printer dan AC (Air Conditioning) jika memungkinkan. Untuk ini memang dibutuhkan investasi awal yang cukup besar baik dari penyediaan sarana komputer/laptop, LCD, headphone dan lain-lain, beban operasional yang semakin besar serta biaya perawatan yang juga mahal. Selain itu dibutuhkan kemauan serta kemampuan dari para tenaga pendidikan untuk melakukan renovasi pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran yang berbasis ICT (Information Cmunication Technologi) juga siswa sebagai subjek pembelajar yang mampu/terampil menggunakan sarana yang tersedia. Ruang multimedia dapat digunakan untuk semua bidang studi baik untuk menyampaikan materi melalui audio-visual (layar LCD), audio saja (headphone) yang biasanya digunakan untuk program bahasa, menyampaikan tugas/ulangan kepada siswa. Mengakses materi pelajaran melalui internet atau chating dengan siswa lain di dalam ruangan itu yang tentunya lebih menarik bagi siswa dan lebih memudahkan bagi guru untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.

    1. Tujuan Penulisan
Makalah ini dibuat penulis ditujukan untuk :
  1. Memudahkan siswa dalam menyerap dan memahami pelajaran yang disampaikan oleh pengajar.
  2. Meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis ICT (Information Communication Technology)
  3. Memberikan pilihan metode baru bagi pengajar dalam menyampaikan materi.




BAB II
RUANG MULTIMEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

Ruang multimedia adalah suatu ruangan dimana terdapat berbagai peralatan komunikasi elektronik guna menunjang proses pembelajaran. Peningkatan mutu pembelajaran adalah bertambahnya kualitas penyampaian materi pendidikan sehingga siswa lebih mudah dalam menangkapnya.
Standar Internasional pembelajaran berbasis ICT dapat dilaksanakan, salah satunya dengan penggunaan ruang multimedia yang tersedia di sekolah. Ruang multimedia yang dimaksudkan adalah ruangan yang di dalamnya terdapat beberapa komputer yang cukup representatif untuk seluruh siswa dalam satu kelas dan sudah disetting dengan LAN (Local Area Network), LCD untuk menayangkan presentasi guru, headphone di tiap komputer untuk mendengarkan suara guru dari komputer induk, mikrophone dan sound sistem yang berfungsi sebagai pengeras suara sehingga dapat terdengar oleh seluruh siswa dalam kelas, sambungan internet, printer, AC (Air Conditioning).
Dalam proses pembelajaran menggunakan ruang multimedia, bentuk-bentuk informasi yang dapat ditampilkan berupa kata-kata, gambar, video, musik, angka, atau tulisan tangan. Bagi komputer, bentuk informasi tersebut, semuanya diolah dari data digital. Sehingga memudahkan siswa menyerap dan mengingat materi-materi yang disampaikan dalam proses pembalajaran.
Adapun komponen yang perlu dipersiapkan untuk melaksanakan pembelajaran berbasis ICT dengan menggunakan ruang multimedia antara lain:
  • Sarana elektronik (komputer/laptop, LCD, headphone dan lain-lain)
  • Kemauan siswa dan guru untuk melakukan renovasi pembelajaran
  • Sumber daya manusia (guru dan siswa)
  • Kesiapan sekolah untuk menanggung beban operasional dan biaya perawatan.
Jenis kegiatan/tugas guru yang dapat dilaksanakan dengan menggunakan ruang multimedia antara lain:
  1. Menyampaikan materi (presentasi). Salah satu bentuk tugas yang paling sederhana yang dapat dilakukan adalah menyampaikan materi pelajaran menggunakan media komputer/laptop dan LCD. Materi disampaikan kepada siswa dengan menayangkan materi pada layar dan siswa dapat mengikuti bersama-sama. Keterampilan yang dapat digunakan yaitu dengan mengolah materi menggunakan program MS Power Point. Kemudian dapat dikembangkan lagi menggunakan program Windows Movie Maker, Ulead VideoStudio dan lain-lain. Bahkan dengan menayangkan video yang berhubungan dengan materi juga bisa dilakukan tanpa guru.
  2. Memutar lagu/musik disela-sela kegiatan belajar siswa, misalnya saat siswa mengakses materi pelajaran melalui internet.
  3. Memutar video yang berkaitan dengan materi pembelajaran
  4. Menampilkan gambar yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
  5. Mengirim informasi/pesan dari guru (komputer server) ke siswa (komputer client).
  6. Mengirim tugas/ulangan kepada siswa dan mengumpulkannya kembali melalui komputer server.
  7. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengakses materi melalui internet.
  8. Menggunakan ruang ini sebagai laboratorium bahasa karena di dalamnya terdapat headphone yang disambungkan dengan tiap computer dan bisa mendengar suara guru dari computer server.
Upaya membuat anak betah belajar disekolah dengan memanfaatkan teknologi multimedia, merupakan kebutuhan, sehingga sekolah tidak lagi menjadi ruangan yang menakutkan dengan berbagai tugas dan ancaman yang justru mengkooptasi kemampuan atau potensi dalam diri siswa. Untuk itu, peran serta masyarakat dan orangtua , komite sekolah merupakan partner yang dapat merencanakan dan memajukan sekolah.



BAB III
PENUTUP

  1. Kesimpulan
Ruang multimedia sangat berperan penting dalam peningkatan mutu pembelajaran di suatu sekolah. Dengan adanya ruangan multimedia tersebut, proses pembelajaran akan menjadi lebih praktis, inovatif, dan efektif.

  1. Saran
Bagi siswa, guru dan pihak lain yang berkaitan dengan proses pembelajaran diharapkan mampu menerapkan dan memanfaatkan ruang multimedia sebagai metode pilihan baru dalam menyampaikan materi demi terciptanya peningkatan mutu pendidikan.


PERAN ILMU PENGENTAHUAN DAN TEKNOLOGI DI BIDANG KEDOKTERAN

0 komentar



Nama : I Nyoman Resa Aji Prayudha 
NIM : G.231.10.0149
Progdy : Teknik Informatika


PENDAHULUAN

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menunjukan jati dirinya dalam peradaban manusia dewasa ini. Sudah tentu tidak dapat diingkari dan dipandang sebelah mata, peran ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan share yang signifikan terhadap nilai tambah ekonomi. Efisiensi dalam berbagai bidang, khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya melalui kecepatan dan ketepatan, serta performa fisik telah dapat ditingkatkan dengan sangat drastis, sekaligus berarti telah mampu mengefisienkan penggunaan tempat dalam artian kapasitas ruang.

Bukan itu saja, fakta kongkret dari sebuah situasi dan kondisi yang dapat diakses dari tempat berbeda secara bersamaan dan dengan durasi tanpa batas, telah menganulir akan keragu-raguan terhadap eksistensi kejujuran manusia. Bahkan kejujuran itu sendiri yang tadinya hanya sebagian dapat di deteksi melalui sorot mata, pada saat sekarang ini dengan kemampuan teknologi mampu mengolaborasi gelombang emosi, sehingga dapat di identifikasi tingkat kejujuran yang di implementasikan.

Kemajuan teknologi di bidang kedokteran sekarang perkembangannya semakin pesat. Telah ditemukan alat-alat baru yang sangat canggih, sehingga banyak membantu di bidang kedokteran. Misalnya untuk penanggulangan penyakit, karena sekarang banyak ditemukannya penyakit-penyakit baru. Selain itu ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat meningkatkan teknologi di bidang obat-obatan.

Perkembangan dari yang sederhana sampai dengan modern ini telah banyak menghabiskan tahun dan biaya eksplorasi serta penelitian, sehingga sepantasnyalah masyarakat dalam memanfaatkan produk teknologi tersebut dapat menspesifikasi bagian yang bermanfaat dalam kehidupan tanpa mengurangi nilai-nilai kehidupan itu sendiri.

  1. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi
Dapat Meningkatkan Ilmu dan Fasilitas di Bidang Kedokteran

Untuk perkembangan ilmu kedokteran, sarana dan prasarana yang diperlukan adalah ilmu dasar (Kimia, Biologi, Fisika), alat-alat elektronik, maupun nonelektronik serta tenaga peneliti yang profesional dalam bidangnya. Timbulnya biokomia, biofisika, kimia, fisika, bakteriologi, hitologi (ilmu jaringan), strimologi (ilmu tentang sel) yang sejalan dengan perkembangan alat-alat elektronik. Seperti timbulnya thermometer, mikroskop yang banyak membantu dibidang kedokteran.

Contohnya ditemukan alat-alat diagnosis yang memadai, seperti sinar-x untuk melihat keadaan tubuh manusia. Pelayanan baru sebagai hasil kemajuan ilmu pengetahuan alam dan teknologi antara lain :
  1. Pencakokan jantung
  2. Pencucian darah
  3. Penggantian kornea mata
  4. Pemasangan alat pacu jantung
  5. Pelayanan kontrasepsi dan lain-lain.

  1. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi
Dapat Meningkatkan Teknologi Obat-obatan

Kemajuan teknologi dibidang kedokteran sejalan dengan kemajuan teknologi dibidang obat-obatan karena kedua hal itu tidak dapat dipisahkan. Masalah pengobatan sebenarnya telah dikenal masyarakat, jauh sebelum adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya sitimnya saja yang berbeda.


Pada zaman nenek moyang ramuan tumbuh-tumbuhan yang terdapat di alam sudah dimanfaatkan sebagai obat. Pengobatan tersebut diberikan atas dasar pengetahuan turun-temurun atau atas dasar hasil pertukaran sehingga hasilnya kurang efektif dan efisien, bahkan dapat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di alam banyak tersedia zat yang mempunyai khasiat obat, baik berupa tumbuhan, hewan, ataupun mineral. Salah satu contohnya adalah ditemukan zat insulin pada tahun 1920 oleh Frederick Brand Banting, yang kemudian diperkuat oleh penemuan Charles Herbert (1921). Mereka memisahkan insulin dari kelenjar pangkreas binatang.

Disamping perkembangan obat-obatan hasil pemisahan dan sintesis juga berkembang pengobatan dengan menggunakan zat radio aktif dengan cara penyinaran. Teknologi pengobatan selain untuk mengobati penyakit, juga digunakan untuk mencegah timbulnya suatu penyakit.

  1. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi
Dapat Memberantas Penyakit Menular

Ini bukan berarti bahwa penyakit yang tidak menular perlu diberantas. Tetapi untuk penyakit menular diperlukan pemikiran khusus karena berat akan banyak jatuh korban dalam waktu yang relatif singkat.
Usaha pencegahan suatu penyakit antara lain :
  1. Mengusahakan pengobatan air untuk mendapatkan air bersih bagi masyarakat
  2. Menjaga kebersihan lingkungan
  3. Mengadakan imunisasi terhadap penyakit menular
  4. Penyuluhan tentang kesehatan

Pembahasan

Dampak negatif secara tidak langsung membantu timbulnya penyakit tertentu.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak terlepas dari dampak negatif antara lain timbulnya berbagai penyakit. Penyakit yang dianggap berasal dari perkembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi.

Antara lain penyakit kanker. Sampai saat ini belum ada obat yang dapat memberantas penyakit ini, melainkan upaya untuk mencegah meluasnya bagian yang terserang atau memperpanjang usia penderita. Penyebabnya antara lain adanya pencemaran udara, banyak zat kimia yang juga dapat menyebabkan kanker.

Meskipun para ahli kedokteran dan farmasi telah berkerja keras untuk mengatasi penyakit-penyakit yang timbul. Sampai saat ini memang masih ada beberapa penyakit yang belum diketahui cara pengobatannya dan masih diselidiki secara di pusat-pusat peneliti kesehatan.


Kesimpulan

Peranan ilmu pengetahuan alam dan teknologi (IPTEK) dalam kehidupan manusia sangat besar, yang berdampak disegala bidang baik terhadap peningkatan kesehatan manusia, terhadap sumber daya alam, dampak terhadap sumber daya manusia, dampak terhadap peningkatan kesehatan dan dalam bidang lainnya. Yang manfaatnya dalam kehidupan sudah kita lihat, lakukan dan rasakan. Oleh sebab itu kita bangsa Indonesia yang masih jauh tertinggal dari Negara-negara maju di barat mari bersama-sama meninggkatkan sumber daya manusia untuk menjadi manusia yang siap bersaing di era global. Dan bersama-sama melestarikan dan memelihara kekayaan Indonesia dalam rangka Indonesia menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera dengan cara mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi.
DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, Dody dan Iman Firdaus, Muatan Lokal Ensiklopedia Iptek untuk Pelajar
dan Umum, Jakarta: PT. Lentera Abadi, 2007.
Indriati, Etti, Ensiklopedia Sains dan Teknologi, Jakarta: PT. Ikrar Mandiri Abadi,
2006.






















Pengertian Search Engine

0 komentar


Pengertian Search Engine
Pengertian Search Engine
Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah web search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan direktori web (seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk mengelompokkan suatu halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis.
Cara Kerja Search EngineMesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data
tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

Mesin pencari lain yang menggunakan proses real-time, seperti Orase, tidak menggunakan indeks dalam cara kerjanya. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal seperti informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada broken link, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan (Google menggunakan
hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.). Tetapi, ada juga kelemahannya yaitu pencarian lebih lama rampungnya

Spider
Spider merupakan program yang dimiliki search engine yang bekerja untuk mengambil halaman-halaman yang di temukannya, hampir mirip dengan cara kerja browser.
Perbedaannya adalah jika Spider tidak kelihatan karena ditujukan kepada mesin yang langsung disimpan pada database mereka, sedangkan browser ditujukan untuk manusia yang langsung menampilkan informasi baik berupa teks, gambar dan sebagainya.

Crawler
Crawler merupakan program yang dimiliki search engine yang bertugas menelusuri setiap link yang ada dalam suatu website.  Tugas Crawler adalah membantu spider untuk  menentukan arah yang akan ditujunya sekaligus mengevaluasi link tersebut.

Indexer
Indexer merupakan mesin yang dimiliki search engine yang bertugas mendeskripsikan suatau halaman website dan menganalisa berbagai unsur di dalamnya, seperti pada penulisan title, penulisan huruf, keyword-keyword yang ada dalam konten sehingga dengan demikian akan mengenal web tersebut lebih jauh lagi terutama dalam menganalisa suatu keyword yang ada di dalamnya.

Database
Komponen search engine ini merupakan tempat meletakkan data-data sebelumnya yang telah di download oleh Spider serta tempat yang tadinya digunakan oleh indexer dalam menganalisa suatu halaman website.

Result Engine
Result engine sendiri merupakan program yang bertugas menggolongkan suatu website dan menentukan perangkingan dalam hasil pencarian yang diminta oleh user. Program ini menganalisa siapakah yang layak masuk kriteria utama dalam perangkingan suatu keyword yang diminta oleh pengguna.
Dan tentu saja yang ditampilkan terlebih dahulu dihasil pencarian adalah website yang telah memenuhi peraturan dan kaedah-kaedah yang ditentukan search engine.

Web Server
Sedang bagian yang terakhir adalah web server. Bagian ini merupakan komputer central yang ada pada search engine yang yang melayani permintaan kepada user yang merupakan umpan balik dari permintaan user tersebut.
Itulah uraian dari komponen-kompenen yang dimiliki search engine, sehingga dengan mengenalnya lebih jauh lagi terutama yang berkaitan dengan unsur-unsurnya, kita mendapatakan pemahaman yang menyeluruh tentang cara kerja search engine dan tentunya akan memudahkan kita dalam mengoptimasi website agar menjadi yang terbaik di hasil pencarian.


  1. Web Crawling, dimana dikenal juga dengan sebutan spider. Pertama kali search engine harus mencari file dari databasenya sebelum menampilkan alamatnya, dibantu dengan sebuah software khusus yaitu spider yang dapat memilih informasi yang ada baik dalam memilih informasi yang ada baik dalam ratusan juta halaman web sekalipun serta membuat daftar kata-kata didalam database, proses inilah yang disebut dengan Web Crawling.

  1. Indexing, dimana point ini bekerja menyimpan index dari tiap-tiap file yang ditemukan beserta alamatnya. Selain itu dengan proses index dapat juga mempercepat kerja sistem spidering untuk mencari file dalam website yang paling banyak digunakan.

  1. Searching, yang lebih kearah penyediaan fasilitas bagi pengguna untuk mencari kata-kata atau kombinasi kata paling relevan yang ditemukan dalam index tersebut.

    Biasanya data tentang halaman web disimpan didalam suatu index database untuk digunakan di query kemudiannya. Beberapa search engine, seperti google, menyimpan semua atau sebagian dari halaman sumber (yang disebut dengan cache) begitu juga dengan informasi mengenai halaman web. Halaman yang cached ini selalu memegang pencarian teks karena halaman tersebut yang terindex, sehingga dapat bermanfaat manakala isi dari halaman tersebut telah diperbaharui dan halaman tersebut tidak lagi digunakan.

    Jika user datang dan menggunakan search engine serta membuat query, dengan memberi kata kunci yang khas, search engine akan melihat index dan memberikan suatu daftar halaman web yang terbaik sesuai dengan kata kuncinya. Hampir semua search engine mendukung penggunaan boolean operator seperti AND, OR, dan NOT untuk lebih mengspesifikasikan query pencarian.


Secara garis besar sebuah web crawler memiliki 3 bagian, yaitu:
1. Penentu url (alamat web) tujuan
2. Downloader web
3. Pemarsing (pemroses) hasil downloadan
Mari kita bahas satu persatu.
1. Penentu url(alamat web) tujuan.
Bagian ini akan mengambil 1 url dari database yang belum diproses.
function db_get_url()
{
$sql = "SELECT id, url FROM tbl_url WHERE status='0' ORDER BY id LIMIT 1";
$rs = mysql_query($sql);
$url = '';
if ($data = mysql_fetch_array($rs))
{
$url = $data['url'];


$sql = "UPDATE tbl_url SET status='1' WHERE id='". $data['id']. "' ";
$rs = mysql_query($sql);
}
if ($url == '') $url = 'http://planet.terasi.net';


return $url;
}
2. Downloader Web
Fungsi getURL dibawah ini akan menerima $url berisi url tujuan dan akan mengembalikan html nya, sebenarnya kita bisa menggunakan fungsi file($url).
function getURL($url, $delay=0) {
$result = "";
$url = trim($url);
$delay = intval($delay);
if ($url != "") {
$ch = curl_init();
curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, $url);
curl_setopt($ch, CURLOPT_HEADER, 0);
curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1);
curl_setopt($ch, CURLOPT_FOLLOWLOCATION, 1);
curl_setopt($ch, CURLOPT_MAXREDIRS, 5);
if ($delay != 0) {
curl_setopt($ch, CURLOPT_CONNECTTIMEOUT, 60);
curl_setopt($ch, CURLOPT_TIMEOUT, $delay);
}
else {
curl_setopt($ch, CURLOPT_CONNECTTIMEOUT, 60);
curl_setopt($ch, CURLOPT_TIMEOUT, 60);
}
$result = curl_exec($ch);
curl_close($ch);
}


return($result);
}
3. Pemarsing (pemroses) hasil downloadan
Fungsi parseHTML akan menerima string html kemudian mengekstrak semua link yang ada di string tersebut. Link tadi akan diambil domainnya saja untuk kemudian disimpan ke dalam database.
function parseHTML($html)
{
if (preg_match_all("/<a href=\"(.*?)\"/i", $html, $match)) {
foreach ($match[1] as $row) {
$domain = getDomain($row);
if ($domain != '')
{
db_insert_url($domain);
}
}
}
}
Berikut ini adalah source code lengkapnya.
<?php


$db = mysql_connect('localhost', 'phpkita', 'phpkita');
mysql_select_db('db_phpkita', $db);


//loop terus aja
while (true)
{
$url = db_get_url();
$html = getURL($url);
db_update_html($url, $html);
parseHTML($html);
}


mysql_close($db);
exit;


/*
* fungsi-fungsi
*/
function db_get_url()
{
$sql = "SELECT id, url FROM tbl_url WHERE status='0' ORDER BY id LIMIT 1";
$rs = mysql_query($sql);
$url = '';
if ($data = mysql_fetch_array($rs))
{
$url = $data['url'];


$sql = "UPDATE tbl_url SET status='1' WHERE id='". $data['id']. "' ";
$rs = mysql_query($sql);
}
if ($url == '') $url = 'http://planet.terasi.net';


return $url;
}


function getURL($url, $delay=0) {
$result = "";
$url = trim($url);
$delay = intval($delay);
if ($url != "") {
$ch = curl_init();
curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, $url);
curl_setopt($ch, CURLOPT_HEADER, 0);
curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1);
curl_setopt($ch, CURLOPT_FOLLOWLOCATION, 1);
curl_setopt($ch, CURLOPT_MAXREDIRS, 5);
if ($delay != 0) {
curl_setopt($ch, CURLOPT_CONNECTTIMEOUT, 60);
curl_setopt($ch, CURLOPT_TIMEOUT, $delay);
}
else {
curl_setopt($ch, CURLOPT_CONNECTTIMEOUT, 60);
curl_setopt($ch, CURLOPT_TIMEOUT, 60);
}
$result = curl_exec($ch);
curl_close($ch);
}


return($result);
}


function parseHTML($html)
{
if (preg_match_all("/<a href=\"(.*?)\"/i", $html, $match)) {
foreach ($match[1] as $row) {
$domain = getDomain($row);
if ($domain != '')
{
db_insert_url($domain);
}
}
}
}


function db_insert_url($url)
{
$url = mysql_real_escape_string($url);
$sql = "INSERT INTO tbl_url (url, html, status) VALUES ('$url', '', '0')";
$rs = mysql_query($sql);
}


function db_update_html($url, $html)
{
$url = mysql_real_escape_string($url);
$html = mysql_real_escape_string($html);
$sql = "UPDATE tbl_url SET html='$html' WHERE url='$url' ";
$rs = mysql_query($sql);
}


function getDomain($url)
{
$result = '';
if (preg_match("/^(http:\/\/[\d|\w|-|_|.]+)/i", $url, $match)) {
$result = $match[1];
}
return $result;
}
?>
O, jangan lupa untuk membuat table nya juga.
CREATE TABLE `tbl_url` (
`id` int(8) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
`url` varchar(128) NOT NULL,
`html` text NOT NULL,
`status` int(1) NOT NULL DEFAULT '0',
PRIMARY KEY (`id`),
UNIQUE KEY `url` (`url`)
) ENGINE=MyISAM;